Hilang
Ditelan Zaman
Melompat saat tali
hampir mengecup kaki-kaki mungil
Berburu benda bundar di
tanah lapang
Bersembunyi dari
perburuan kawan
Eceng gondok dan daun
singkong disulap jadi makanan restoran
Layang-layang layaknya
pesawat terbang
Seharian terik menembus
kulit
Dan hujan tak kunjung
berhenti
Tubuh penuh lumpur
Sabda ibunda tak pernah
dihiraukan
Seakan esok tak kan ada
lagi
Riuh suaranya selalu
jadi latar suara kompleks saat senja menyapa
Tapi sekarang kompleks
seakan kuburan
Dengan gadget dalam
genggaman
Tak ada lagi riuh
anak-anak di ujung jalan
Hilang ditelan zaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar